Hakim PN Batam kembali Larang Advokat Beracara


Belum Disumpah Advokat, Angel Damanik Dilarang Bacakan Duplik

BATAM – swarakepri.com : Alasan “Sumpah Advokat” kembali digunakan oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Batam untuk melarang kuasa hukum beracara dipersidangan. Hari ini, Kamis(18/7/2013), Angel Damanik, selaku kuasa hukum terdakwa Randi Pratama bin Misna(kasus kepemilikan shabu 0,3 gram) dilarang Majelis Hakim untuk membacakan Duplik(tanggapan) di persidangan.

Persidangan yang dipimpin Ketua Majelis Hakim, Merrywati beserta Budiman Sitorus dan Jarot selaku Hakim anggota sempat gaduh ketika Angel Damanik menolak keputusan Majelis Hakim yang melarangnya membacakan duplik dengan alasan belum disumpah sebagai advokat di Pengadilan Tinggi.

Karena tetap dilarang beracara meski sudah memberikan argumentasi kepada Majelis Hakim, Angel sempat berteriak dan menyalahkan keputusan Majelis Hakim yang dianggapnya telah melanggar kode etik tersebut.

“Kenapa saya dilarang membacakan duplik? Yang saya bela kan orang miskin? ujar Pengacara dari Pos Bantuan Hukum(Posbakum) ini dengan lantang kepada Majelis Hakim.

Majelis Hakim juga tidak mau kalah garang, Budiman Sitorus, Anggota Majelis Hakim justru kembali mengusir Angel dari ruang sidang. “Keluar kau, bila perlu laporkan saja saya tidak takut,” tegas Budiman.

Adu mulut antara kuasa hukum dengan Majelis Hakim tersebut membuat persidangan sempat menjadi bahan tontonan pengunjung sidang. Angel pun kemudian meninggalkan ruang sidang sambil menangis.

“Kenapa saya dilarang membela orang miskin! Saya tidak dibayarsepeserpun untuk membela terdakwa,” ujarya kepada awak media setelah meninggalkan ruang sidang.(red)

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s